Bagaimana perubahan temperatur pada reaksi eksoterm dan endoterm? 3. Mengapa terjadi perubahan termperatur yang demikian? bagaiman a penjelasanya? 4. Bagaimana perubahan kalor pada reaksi eksoterm dan endoterm? Bagaimana tanda ∆H untuk kedua reaksi tersebut? 5. Uraikan karakteristik reaksi eksoterm dan endoterm! Reaksi Eksoterm dan Endoterm Berdasarkan adanya perpindahan energi dari sistem kelingkungan atau sebaliknya, rekasi termokimia dikelompokkan menjadi reaksi eksoterm dan endoterm. Perbedaan alor menunjukkan bahwa ketika uap air mengembun menjadi cair melepaskan kalor sebesar selisih ΔH kedua reaksi di atas (Sunarya,2010:137). Reaksi Eksoterm: ΔH = Hp -Hr < 0 (negatif) f 2. Reaksi Endoterm Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor yaitu perubahan yang akan mengalirkan kalor ke dalam sistem. Bila suatu perubahan endoterm terjadi, temperatur sistem menurun, energi potensial zat-zat yang terlibat dalam reaksi akan meningkat. lingkungan, reaksi eksoterm dan endoterm, perubahan entalpi dan Hukum Hess.Mata pelajaran kimia SMA dianggap sebagai pelajaran yang sulit oleh siswa. Kesulitan yang dialami dalam memahami ilmu kimia ini disebabkan oleh sebagian besar konsep-konsep ilmu kimia bersifat abstrak (berada pada level Reaksi eksoterm adalah reaksi yang menyebabkan adanya transfer kalor dari sistem ke lingkungan. Reaksi eksoterm selalu ditandai dengan adanya kenaikan suhu sistem saat reaksi berlangsung. Perubahan entalpi dihitung dengan ΔH = energi untuk memutus ikatan - energi untuk membuat produk reaksi Meskipun keduanya merupakan bagian dari proses metabolisme, namun dipisahkan menjadi katabolisme dan anabolisme karena ada beberapa perbedaan, dua di antaranya adalah sebagai berikut: Jenis reaksi katabolisme adalah reaksi eksergonik sedangkan jenis reaksi anabolisme adalah endergonik. Katabolisme menghasilkan energi sedangkan anabolisme Reaksi pada termokimia terbagi atas reaksi eksoterm dan reaksi endoterm yaitu sebagai berikut: 1. Reaksi Eksoterm. Reaksi yang terjadi saat berlangsungnya pelepasan panas atau kalor. Reaksi panas ditulis dengan tanda negatif. Contoh : N2 (g) + 3H2 (g) 2NH3 (g) - 26,78 Kkal Perubahan entalpi pada reaksi ini digambarkan sebagai berikut: 3.4.1 Mengidentifikasi reaksi eksoterm dan endoterm dalam kehidupan 3.4.2 Membedakan reaksi eksoterm dan endoterm berdasarkan ciri-ciri reaksinya 4.4 Menyimpulkan hasil analisis data percobaan termokimia pada tekanan tetap 4.4.1 Melakukan percobaan reaksi eksoterm dan endoterm 4.4.2Melakukan analisis data mengidentifikasi reaksi eksoterm Ektotermik vs Endotermik. Ektotermik menghangatkan tubuh mereka dengan menyerap panas dari lingkungan sekitar, sedangkan endotermik menghasilkan panas dengan aktivitas metabolisme mereka. Ektotermik memiliki variasi yang besar dalam suhu tubuh normal sementara endotermik mempertahankan suhu tubuh mereka pada nilai cukup konstan. Sebutkan dan jelaskan! Jawab :- Cara langsung : sedemikian sehingga kalor dari sistem berkurang, maka reaksinya disebut dengan reaksi eksoterm. 12. Secara spesifik entalpi dapat dibedakan beberapa jenis. Sebutkan ! Jawab : - Reaksi eksoterm dan endoterm- Menentukan harga perubahan entalpi reaksi- Pembakaran bahan bakar. OZ7D1.